MENINGKATKAN MINAT BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PAI MELALUI METODE PROBLEM BASED LEARNING MATERI ASMAUL HUSNA PADA SISWA KELAS 7 SMPN 2 GALING TA 2023-2024
Keywords:
minat belajar, PAI, Problem Based Learning, Asmaul HusnaAbstract
Mata pelajaran PAI suatu sistem yang susunannya baik dan mempunyai cabang serta memiliki sistem yang rumit yang diciptakan manusia untuk memberikan pemahaman tentang isi bumi. Ciri pelajaran PAI yang kompleks membuat PAI sulit untuk di pelajari dan menakutkan sehingga daya tarik siswa pada pelajaran PAI kurang. Dengan demikian, supaya siswa tertarik untuk mempelajarinya sebagai seorang guru kita harus mampu memilih model PAI yang menarik, mudah dipahami siswa, menggugah semangat, manantang, terlibat langsung, dan pada akhirnya dapat menjadi siswa cerdas dalam Agama khususnya Pendidikan Agama Islam. Kesiapan peserta didik dalam menerima pelajaran akan memudahkan peserta didik dalam penerimaan materi yang di sampaikan oleh guru. Permasalahan di atas dapat diatasi agar para guru memiliki kemampuan untuk mengetahui, memilih dan menerapkan model-model pembelajaran yang lebih bervariasi dan sesuai dengan kebutuhan siswanya di kelas sehingga siswa dapat berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran tersebut. Untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI di atas maka model pembelajaran yang dapat membantu siswa adalah Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) yaitu sebuah metode pembelajaran yang menekankan pada sekitar siswa. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas yang berpusat pada pembelajaran PAI. Prosedur penelitian ini meliputi 2 siklus dan terdiri dari empat tahap utama: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil analisis lembar observasi dalam penerapan model pembelajaran demonstrasi dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada siklus I terdapat kesimpulan pencapaian indikator sebesar 40,91% dengan ketagori cukup. Hasil analisis lembar observasi dalam penerapan model pembelajaran PBL dalam meningkatkan minat belajar peserta didik pada siklus II terdapat kesimpulan pencapaian indikator sebesar 90,91% dengan ketagori sangat baik. Hasil perbaikan pembelajaran yang dilihat dari data lembar observasi penerapan model pembelajaran PBL dalam meningkatkan minat belajar siswa antara siklus I dengan siklus II memperlihatkan adanya penambahan indikator ketercapaian sebesar 50%.
