PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PAI DI SMAN 1 MIDAI KABUPATEN NATUNA PENELITIAN

Authors

  • Yanelli Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Midai- Kabupaten Natuna

Keywords:

Problem Based Learning, hasil belajar, PAI, siswa

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan Hasil belajar PAI khususnya pada materi Bersih Itu Sehat melalui penerapan model pembelajaran Problem Based Learning pada peserta didik di SMAN 1 MIDAI. Penggalian. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian tindakan kelas (PTK). Tahapan dalam pelaksanan penelitian ini adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Keempat tahap tersebut difokuskan pada pembelajaran diskusi sebagai praktik dari keterampilan pemecahan masalah melalui problem based learning. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dari dua siklus. Langkah-langkah dalam setiap siklus terdiri dari empat kegiatan yaitu: Perencanaan (Planning), Pelaksanaan tindakan (Acting), Pengamatan (Observing), dan Refleksi (Reflecting). Berdasarkan hasil analisis data dan pembelajaran pada bab sebelumya, maka dapat disimpulkan bahwa: Pembelajaran menggunakan problem based learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas XII MIPA 2   di SMA Negeri   Bunguran Timur Laut   Kabupaten Natuna. Hasil belajar siswa yang sebelum diterapkannya model problem based learning belum memenuhi kriteria standar ketuntasan minimal (KKM) namun setelah diterapkan model Pembelajaran problem based learning hasil belajar siswa meningkat, terlihat pada peningkatan ketuntasan  belajar pada setiap siklus yang dilalui. Penggunaan model pembelajaran berdasarkan masalah dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Hal tersebut dapat dilihat dari rata-rata nilai sebelum diterapkannya model pembelajaran problem based learning adalah 68, banyaknya siswa yang mendapat nilai diatas 70 (KKM) adalah 40.90 %. Dari hasil siklus I rata-rata nilai memperoleh 78.86, banyaknya  siswa  yang  mendapat  nilai  diatas  70  adalah  77,27%,  hasil observasi aktifitas siswa adalah 70 (cukup) dan hasil observasi aktifitas guru 86,66  (Baik). Setelah  siklus  II diperoleh  rata-rata nilai  95,45,  siswa yang mendapat  diatas  70  adalah  80,27%,  hasil  observasi  aktifitas  siswa  adalah 93.33 (Baik) dan hasil observasi aktifitas guru 94,44 (Baik).

Downloads

Published

2024-04-07