MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL-QURAN DENGAN MENERAPKAN STRATEGI READING ALOUD PADA PESERTA DIDIK KELAS XI IPA 6 DI SMAN 3 PONTIANAK
Keywords:
Strategi, Membaca, Al-Qur’an, Reading AloudAbstract
Meningkatkan kemampuan membaca al-Quran merupakan suatu usaha yang dilakukan oleh SMAN 3 Pontianak, khususnya kelas XI IPA 6 untuk menjadikan peserta didik benar-benar mampu dalam membaca al-Quran. Ini dikarenakan sebagian besar peserta didik di kelas tersebut kemampuan membaca al-Qurannya masih dikategorikan kurang ditinjau dari hukum tajwidnya, walaupun mereka sudah kelas XI dan pernah belajar sebelumnya. Membaca al-Quran termasuk kedalam ranah keterampilan. Sehingga memerlukan metode pembelajaran yang sesuai dengan ranah tersebut. Untuk mengetahui kemampuan membaca al-Quran peserta didik, maka harus diadakan sebuah penelitian. Dan peneliti membuat beberapa pertanyaan penelitian yaitu 1) Kemampuan membaca al-Quran peserta didik sebelum menerapkan metode strategi Reading Aloud. 2) Bagaimana langkah-langkah penerapan metode strategi Reading Aloud. 3) Kemampuan membaca al-Quran peserta didik setelah menerapkan metode strategi Reading Aloud. 4) Apakah terdapat peningkatan yang signifikan setelah menerapkan metode strategi Reading Aloud. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kemampuan membaca alQuran peserta didik di kelas XI IPA 6 SMAN 3 Pontianak dengan Strategi Reading Aloud sebelum dan setelah menggunakan metode strategi Reading Aloud dan terdapat peningkatan yang signifikan atau tidak. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kualitatif- kuantitatif dengan jenis PTK. Subjek penelitian ini adalah peserta didik di kelas XI IPA 6 SMAN 3 Pontianak berjumlah 32 orang. Teknik yang digunakan untuk pengumpulan data adalah teknik pengukuran dengan alat tes lisan dan teknik dokumentasi berupa daftar nilai. Dalam menganalisis data peneliti menggunakan Rata-rata atau rumus Mean (M). Berdasarkan hasil penelitian, maka: 1) kemampuan membaca al-Quran peserta didik di kelas XI IPA 6 SMAN 3 Pontianak sebelum menerapkan Strategi Reading Aloud, dikategorikan kurang baik, karna diperoleh nilai dibawah ketuntasan yaitu nilai terendah 4,50 dan nilai tertinggi 6,40. 2) Langkah-langkah yang diterapkan dalam strategi Reading Aloud adalah pengklasifikasian materi dan menekankan pada latihan secara berulang-ulang. 3) Setelah menerapkan metode strategi Reading Aloud pada siklus I kemampuan membaca al-Quran peserta didik mengalami sedikit peningkatan, nilai terendah 6.50 dan nilai tertinggi 7.50. 4) Setelah menerapkan strategi Reading Aloud pada siklus II ternyata kemampuan membaca al-Quran peserta didik mengalami peningkatan yang signifikan karena didapat nilai tertinggi 8.20 dan nilai terendah 6.30.
