MENERAPKAN MODEL JIGSAW DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN AGAMA ISLAM SISWA PADA MATERI PERJUANGAN DAKWAH NABI MUHAMMAD SAW DI MEKAH

Authors

  • Eka Surpita Sekolah Menengah Pertama Negeri 4 Selakau - Kabupaten Sambas

Keywords:

Model Jigsaw, Hasil Belajar, PAI

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam materi Perjuangan dakwah Nabi Muhammad saw di Mekah selalu lebih rendah dibandingkan materi lainnya yang ada di semester ganjil. Terbukti masih banyak siswa yang memperoleh nilai di bawah kriteria ketuntasan minimum (KKM) yang telah ditentukan. Hal ini merupakan tantangan bagi guru dalam mengembangkan model pembelajaran sehingga Pendidikan Agama Islam menjadi pelajaran yang menyenangkan. Model jigsaw merupakan salah satu model pembelajaran yang dapat membuat siswa senang dan aktif dalam belajar. Dalam menerapkan model pembelajaran jigsaw siswa diminta untuk memahami materi dengan berkelompok dimana ada yang menjadi kelompok asal dan kelompok ahli atau tim ahli. Siswa diajarkan untuk bertanggung jawab atas pekerjaan yang dilakukannya. Dengan menerapkan model jigsaw hasil belajar siswa mengalami peningkatan. Hal ini dapat dilihat pada nilai yang diperoleh mulai pada setiap siklus. Hasil belajar siswa siklus I adalah 67,29 atau 61,11% siswa yang tuntas, pada siklus II hasil belajar siswa 80,60 atau 80,56% siswa yang tuntas. Peningkatan hasil belajar siswa terlihat jelas pada setiap siklus. Pada siklus II hasil belajar siswa sudah sesuai dengan harapan. Dengan demikian, penerapan model pembelajaran jigsaw dapat meningkatkan keaktifan siswa dan membangkit respon siswa sehingga dapat meningkatkan hasil belajar yang diinginkan.

Downloads

Published

2023-12-12